Dalam hierarki sistem akreditasi jurnal ilmiah nasional Indonesia, jurnal SINTA 2 menempati posisi yang sangat strategis. Peringkat ini menjadi target utama bagi dosen yang tengah mengupayakan kenaikan jabatan fungsional, peneliti yang ingin membangun rekam jejak akademik yang kuat, serta mahasiswa doktoral yang diwajibkan mempublikasikan hasil penelitiannya sebelum dinyatakan lulus.
Namun demikian, tidak sedikit akademisi yang masih menghadapi kebingungan dalam memahami kriteria jurnal SINTA 2, menentukan jurnal mana yang tepat untuk dituju, serta merancang strategi submission yang efektif. Artikel ini menyajikan pembahasan komprehensif mengenai seluruh aspek tersebut dalam satu panduan yang terstruktur.
Bagi peneliti yang membutuhkan referensi jurnal SINTA 2 yang telah terverifikasi aktif dan relevan berdasarkan bidang keilmuan, tersedia informasi lengkap pada halaman Daftar Jurnal SINTA 2 Terbaru yang diperbarui secara berkala untuk memastikan keakuratan data akreditasi.
Apa Itu Jurnal SINTA 2?
Sebelum membahas strategi dan kriteria pemilihan, penting untuk memahami definisi jurnal SINTA 2 secara tepat dalam kerangka sistem akreditasi ilmiah nasional.
Jurnal SINTA 2 adalah jurnal ilmiah nasional yang telah memperoleh akreditasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia melalui mekanisme penilaian ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional), dan ditetapkan pada peringkat kedua dalam sistem pemeringkatan SINTA (Science and Technology Index) berdasarkan perolehan skor akreditasi antara 70 hingga 84 dari skala 100.
Jurnal pada peringkat ini diakui sebagai jurnal nasional berkualitas sangat baik dengan standar pengelolaan dan substansi ilmiah yang mendekati standar jurnal internasional.
Posisi Jurnal SINTA 2 dalam Sistem Peringkat Nasional
Untuk memahami bobot strategis jurnal SINTA 2, berikut adalah posisinya dalam keseluruhan hierarki sistem akreditasi jurnal nasional Indonesia beserta perbandingan nilai angka kredit yang diberikan:
| Peringkat | Rentang Skor | Standar Kualitas | Nilai PAK | Keterangan |
| SINTA 1 | 85 – 100 | Tertinggi; setara jurnal internasional bereputasi | 40 poin | Umumnya terindeks Scopus / WoS |
| SINTA 2 | 70 – 84 | Sangat baik; mendekati standar internasional | 25 poin | Acuan utama publikasi nasional berkualitas |
| SINTA 3 | 60 – 69 | Baik; direkomendasikan untuk publikasi aktif | 15 poin | Banyak diminati dosen aktif |
| SINTA 4 | 50 – 59 | Memadai; memenuhi standar akreditasi nasional | 10 poin | Pilihan strategis bagi peneliti pemula |
| SINTA 5 | 40 – 49 | Cukup; masih dalam proses peningkatan standar | 5 poin | Jurnal dalam tahap pengembangan |
| SINTA 6 | 30 – 39 | Dasar; memenuhi persyaratan akreditasi minimal | 2 poin | Tingkatan akreditasi paling awal |
Dengan nilai kontribusi angka kredit sebesar 25 poin per artikel, jurnal SINTA 2 merupakan pilihan publikasi yang sangat efisien bagi dosen yang mengupayakan akumulasi angka kredit untuk kenaikan jabatan fungsional — hanya di bawah jurnal SINTA 1 yang memberikan 40 poin namun memiliki tingkat selektivitas yang jauh lebih tinggi.
Kriteria Jurnal yang Ditetapkan pada Peringkat SINTA 2
Penetapan sebuah jurnal pada peringkat SINTA 2 merupakan hasil penilaian yang sangat ketat oleh tim penilai ARJUNA. Berikut adalah karakteristik utama yang umumnya dimiliki oleh jurnal SINTA 2:
Sistem Review Ketat
Menerapkan mekanisme double-blind peer review dengan minimal dua penelaah per naskah yang berasal dari institusi berbeda dan memiliki rekam jejak publikasi internasional yang terverifikasi.
Indeksasi Luas
Umumnya telah terindeks pada basis data internasional bereputasi seperti DOAJ, Copernicus, Dimensions, atau EBSCO, selain terindeks pada Google Scholar dan Garuda.
Internasionalisasi Konten
Memuat artikel dari penulis lintas institusi dan umumnya menerima naskah berbahasa Inggris, dengan proporsi penulis afiliasi luar negeri yang terukur.
DOI Konsisten
Seluruh artikel yang diterbitkan dilengkapi dengan nomor DOI yang terdaftar pada CrossRef, memastikan setiap artikel memiliki tautan permanen yang dapat dilacak secara global.
Frekuensi Terbit Teratur
Diterbitkan secara berkala minimal dua hingga empat kali per tahun dengan jadwal penerbitan yang konsisten dan dapat diverifikasi melalui arsip terbitan sebelumnya.
Dewan Redaksi Lintas Institusi
Memiliki dewan penyunting yang terdiri dari akademisi bereputasi dari minimal lima institusi yang berbeda, termasuk idealnya satu atau lebih anggota dari institusi luar negeri.
Manfaat Strategis Publikasi di Jurnal SINTA 2
Keputusan untuk menargetkan jurnal SINTA 2 sebagai tujuan publikasi membawa sejumlah manfaat strategis yang signifikan bagi pengembangan karier akademik:
- Kontribusi angka kredit yang substansial: Dengan nilai 25 poin per artikel, publikasi di jurnal SINTA 2 memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap akumulasi angka kredit dosen — lebih dari dua kali lipat nilai yang diperoleh dari jurnal SINTA 3 (15 poin) dan dua setengah kali dari SINTA 4 (10 poin).
- Pengakuan kualitas oleh komunitas akademik: Artikel yang berhasil diterima di jurnal SINTA 2 secara implisit mencerminkan kualitas penelitian yang telah melewati proses seleksi ketat, sehingga memberikan nilai tambah yang diakui oleh komunitas ilmiah nasional maupun sebagian komunitas internasional.
- Keterbacaan dan potensi sitasi yang lebih tinggi: Indeksasi jurnal SINTA 2 yang lebih luas dibandingkan SINTA 3 ke bawah menyebabkan artikel yang diterbitkan memiliki keterbacaan yang lebih tinggi, yang pada gilirannya meningkatkan peluang mendapatkan sitasi dari peneliti lain.
- Peningkatan skor SINTA individu dan institusi: Publikasi di jurnal SINTA 2 berkontribusi lebih besar terhadap skor SINTA penulis dibandingkan publikasi di peringkat yang lebih rendah, yang secara langsung berpengaruh pada peringkat institusi dalam sistem pemeringkatan perguruan tinggi nasional.
- Pemenuhan syarat jabatan fungsional Lektor Kepala dan Profesor: Regulasi yang berlaku mewajibkan dosen yang mengajukan jabatan fungsional Lektor Kepala dan Profesor untuk memiliki sejumlah artikel yang diterbitkan di jurnal terakreditasi nasional dengan peringkat minimal tertentu — di mana jurnal SINTA 2 umumnya menjadi acuan minimal yang dipersyaratkan.
Strategi Efektif Publikasi di Jurnal SINTA 2
Tingkat selektivitas jurnal SINTA 2 yang lebih tinggi dibandingkan peringkat di bawahnya menuntut persiapan yang lebih matang dari peneliti. Berikut adalah strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan peluang naskah diterima:
1. Lakukan riset mendalam terhadap jurnal target sebelum submission
Pelajari minimal sepuluh artikel yang telah diterbitkan dalam dua tahun terakhir pada jurnal target. Perhatikan gaya penulisan, kedalaman analisis, metode yang sering digunakan, dan topik yang dominan. Semakin dekat kesesuaian naskah dengan karakter jurnal, semakin besar peluang naskah melewati tahap desk review.
2. Pastikan kebaruan dan kontribusi penelitian dinyatakan secara eksplisit
Editor jurnal SINTA 2 sangat memperhatikan aspek novelty atau kebaruan penelitian. Nyatakan secara eksplisit dalam bagian pendahuluan: apa yang belum pernah diteliti sebelumnya, mengapa penelitian ini penting, dan apa kontribusi spesifik yang diberikan terhadap perkembangan keilmuan di bidang tersebut.
3. Perkuat tinjauan pustaka dengan referensi internasional terkini
Jurnal SINTA 2 mengharapkan tinjauan pustaka yang tidak hanya merujuk pada sumber-sumber nasional, tetapi juga memuat referensi dari jurnal internasional bereputasi (Scopus atau WoS) yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Komposisi referensi yang ideal adalah minimal empat puluh persen referensi internasional.
4. Perhatikan tingkat kemiripan (similarity index) secara ketat
Sebagian besar jurnal SINTA 2 menetapkan batas maksimal similarity index sebesar lima belas hingga dua puluh persen. Lakukan pengecekan menggunakan perangkat seperti Turnitin atau iThenticate sebelum submission dan pastikan hasilnya berada di bawah ambang batas yang ditetapkan jurnal yang dituju.
5. Susun naskah mengikuti struktur IMRaD secara disiplin
Struktur IMRaD (Introduction, Methods, Results, and Discussion) merupakan standar penulisan ilmiah yang diadopsi oleh sebagian besar jurnal SINTA 2. Pastikan setiap bagian disusun dengan proporsional, dengan penekanan khusus pada bagian diskusi yang menginterpretasikan temuan secara mendalam dalam konteks literatur yang ada.
6. Manfaatkan layanan pendampingan publikasi profesional
Bagi peneliti yang membutuhkan panduan lebih lanjut dalam memilih jurnal SINTA 2 yang paling sesuai atau dalam menyiapkan naskah agar memenuhi standar seleksi, tersedia layanan konsultasi dan pendampingan yang dapat mempersingkat proses secara signifikan. Temukan referensi jurnal yang tepat melalui Daftar Jurnal SINTA 2 Terbaru sebagai titik awal yang solid.
Perhatian terkait verifikasi status akreditasi: Peringkat jurnal dalam sistem SINTA bersifat dinamis dan dapat berubah pada setiap periode akreditasi. Sebelum melakukan submission, wajib memverifikasi status akreditasi terkini secara langsung melalui portal resmi SINTA di sinta.kemdikbud.go.id guna memastikan jurnal masih aktif pada peringkat SINTA 2 dan masa akreditasinya belum berakhir.
Kesimpulan
Jurnal SINTA 2 merupakan salah satu komponen terpenting dalam ekosistem publikasi ilmiah nasional Indonesia. Posisinya sebagai peringkat kedua tertinggi menjadikannya target yang sangat strategis cukup prestisius untuk memberikan dampak signifikan terhadap rekam jejak akademik, namun masih dapat dicapai oleh peneliti dengan persiapan yang matang dan sistematis.




