Publikasi jurnal ilmiah bukan lagi sekadar formalitas akademik. Bagi mahasiswa S1, S2, maupun S3, publikasi di jurnal SINTA telah menjadi syarat wajib kelulusan di banyak perguruan tinggi Indonesia.
Sementara bagi dosen, artikel yang terindeks SINTA adalah kunci untuk mengajukan kenaikan jabatan fungsional dan memenuhi angka kredit. Sayangnya, banyak yang masih bingung dari mana harus memulai.
Artikel ini hadir sebagai panduan lengkap — mulai dari pengertian SINTA, syarat, biaya, hingga tips agar artikel kamu cepat diterima dan terbit.
Apa Itu SINTA dan Mengapa Penting?
SINTA (Science and Technology Index) adalah portal pengindeksan jurnal ilmiah resmi yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia. Jurnal yang terdaftar di SINTA dibagi menjadi enam peringkat, dari SINTA 1 (tertinggi) hingga SINTA 6 (terendah).
Pentingnya SINTA bagi akademisi Indonesia antara lain:
- Mahasiswa S1: Sebagian besar perguruan tinggi mensyaratkan minimal 1 artikel terindeks SINTA sebagai syarat sidang atau kelulusan
- Mahasiswa S2/S3: Wajib memiliki minimal 1 artikel di jurnal SINTA 2 atau lebih tinggi
- Dosen: Publikasi di SINTA diperhitungkan sebagai angka kredit dalam pengajuan Jabatan Fungsional (Jafung) seperti Lektor, Lektor Kepala, hingga Guru Besar
Tanpa pemahaman yang benar, proses publikasi bisa terasa membingungkan dan membuang waktu. Oleh karena itu, penting sekali untuk memahami alurnya sejak awal.
Syarat dan Ketentuan Publikasi Jurnal SINTA
Sebelum memulai proses submit, ada beberapa syarat umum yang perlu kamu penuhi:
- Naskah harus original — tidak boleh sudah dipublikasikan di tempat lain (no plagiarism)
- Format penulisan sesuai template — setiap jurnal memiliki template berbeda; pastikan kamu mengunduh dan mengikutinya
- Similarity score rendah — biasanya di bawah 20–25% (tergantung kebijakan jurnal)
- Bahasa Indonesia atau Inggris — tergantung jurnal yang dituju
- Mengandung unsur ilmiah — latar belakang, metode, hasil, dan pembahasan yang jelas
Untuk mengetahui detail syarat masing-masing jurnal, kamu bisa mempelajari cara publikasi jurnal di Sinta untuk mahasiswa yang membahas step-by-step dari awal hingga artikel berhasil terbit.
Berapa Biaya Publikasi Jurnal SINTA?
Ini adalah pertanyaan yang paling sering diajukan. Jawabannya: tergantung jurnal dan peringkat SINTA-nya.
Secara umum, ada dua jenis jurnal SINTA berdasarkan biaya:
1. Jurnal SINTA Gratis (Open Access Tanpa Biaya)
Beberapa jurnal SINTA tidak memungut biaya publikasi sama sekali. Namun, proses review-nya lebih ketat dan waktu tunggu bisa sangat lama — bisa 3 bulan hingga 1 tahun.
2. Jurnal SINTA Berbayar (APC / Article Processing Charge)
Cara Submit Jurnal SINTA Step by Step
Berikut adalah alur umum yang perlu kamu ikuti saat hendak mempublikasikan artikel di jurnal SINTA:
Langkah 1: Pilih Jurnal yang Tepat
Kunjungi sinta.kemdikbud.go.id dan cari jurnal sesuai bidang ilmu kamu. Perhatikan:
- Peringkat SINTA (1–6)
- Frekuensi terbit (bulanan, triwulan, semesteran)
- Scope atau ruang lingkup jurnal
Langkah 2: Baca Author Guidelines
Setiap jurnal punya panduan penulisan berbeda. Unduh template-nya dan sesuaikan format naskahmu.
Langkah 3: Daftar Akun di OJS Jurnal
Sebagian besar jurnal menggunakan sistem OJS (Open Journal System). Daftarkan diri sebagai penulis.
Langkah 4: Upload Naskah
Ikuti alur submission di OJS. Biasanya terdiri dari beberapa tahap: upload file, isi metadata, tambah author, dan konfirmasi.
Langkah 5: Proses Review
Naskahmu akan direview oleh editor dan reviewer. Ada tiga kemungkinan: Accept, Minor/Major Revision, atau Reject.
Langkah 6: Revisi dan Penerbitan
Jika diterima dengan revisi, lakukan perbaikan sesuai catatan reviewer, lalu upload ulang. Setelah final accept, artikel akan dijadwalkan terbit.
Untuk panduan lebih rinci di setiap langkahnya, pelajari cara submit jurnal Sinta yang menjelaskan proses dari awal hingga artikel berhasil online.
Tips Agar Artikel Cepat Diterima Jurnal SINTA
Proses review jurnal bisa memakan waktu lama jika naskahmu tidak memenuhi standar dasar. Berikut tips yang bisa meningkatkan peluang diterima:
1. Pastikan Judul Spesifik dan Relevan Judul yang terlalu umum cenderung kurang menarik bagi editor. Buat judul yang menggambarkan kontribusi utama artikel.
2. Abstrak yang Padat dan Informatif Abstrak adalah “pintu masuk” artikel. Tulis dengan jelas: latar belakang singkat, metode, hasil utama, dan kesimpulan.
3. Referensi Terbaru dan Relevan Gunakan referensi minimal 5 tahun terakhir, kecuali untuk teori fundamental. Hindari terlalu banyak mengutip sumber yang sama.
4. Similarity Score Rendah Gunakan tools seperti Turnitin atau iThenticate untuk mengecek plagiarisme sebelum submit.
5. Pilih Jurnal Sesuai Scope Jangan submit ke jurnal yang scope-nya tidak sesuai. Ini adalah alasan penolakan paling umum.
6. Gunakan Jasa Pendampingan Jika Perlu Bagi yang baru pertama kali, menggunakan jasa pendampingan publikasi bisa sangat membantu agar proses lebih terarah dan efisien.
Kesimpulan
Publikasi jurnal SINTA memang membutuhkan persiapan yang matang — mulai dari memilih jurnal yang tepat, menyesuaikan format, hingga melewati proses review. Namun dengan panduan yang benar dan strategi yang tepat, proses ini bisa berjalan jauh lebih lancar.





